Sekarang banyak busi palsu dan daur ulang. Dikatakan busi palsu memang businya baru dan mirip dengan yang aslinya tapi palsu. Sedangkan daur ulang adalah busi bekas yang dicuci ulang kemudian dikemas kembali dan dijual bebas.
Jual busi palsu untungnya memang menggiurkan. Busi palsu bisa didapat dari Cina hanya Rp 2.000 perak dan dijual bisa RP 8.000 ke toko. Untungnya berlipat gandakan sahabat automotif.
Sedangkan busi daur ulang beli busi bekas dari bengkel kemudian dicuci ulang pakai cairan kimia. kemudian dikemas ulang.
Modalnya gak sampe Rp 3.000 dijual bisa Rp 8.000 ribu. Untungnya juga berlipat ganda sahabat automotif. Ini yang bikin susah mendapatkan busi asli. Memang sih untuk mendapatkan busi asli bisa ke bengkel resmi.
Tapi, masih banyak pemakai motor yang alergi ke bengkel resmi karena memang lebih mahal juga.
untuk itu sahabar automotif memberikan sedikit tips untuk mendapatkan busi asli salah satunya cari busi yang jarang dijual. Misalkan yang ramai di pasaran NGK atau Denso, menurut sabahat automotif merek Champion jadi pilihan sahabat kalau mau beli. Atau bisa pilih busi baru tapi terjamin mutunya. Misalkan busi Bosch atau busi Brisk.
Merek Bosch sudah lama terkenal di dunia otomotif. Sedangkan busi Brisk dari 1935 diiproduksi keluaran Ceko. Alasan busi baru tidak mudah dipalsu karena masih jarang.
Untuk daur ulang juga bekasnya masih susah dicari. Jika ada yang palsu juga mudah melacaknya karena distributornya masih sedikit.
Lalu sahabat automotif bandingkan harganya jangan tergiur dengan harga mura ya krna harga belumtentu menentukan hasil kinerja busi tersebut.

Comments